Showing posts with label Biografi Tokoh. Show all posts
Showing posts with label Biografi Tokoh. Show all posts

Sunday, December 11, 2011

Abdul Halim (1887-1962)


K.H. Abdul Halim (lahir di Majalengka, Jawa Barat, 26 Juni 1887 – meninggal 17 Mei 1962 pada umur 74 tahun) adalah pahlawan Indonesia yang berjuang dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia hingga mempertahankan dari Agresi Militer Belanda. Dalam mempertahankan kemerdekaan Abdul Halim berbasis di Gunung Ceremai untuk menghadapi Agresi Militer Belanda II dengan berperang gerilya. Ia memimpin dalam penghadangan militer Belanda di wilayah Keresidenan Cirebon. Ia, ikut dalam BPUPKI dalam rangka persiapan kemerdekaan Indonesia sebagai anggota BPUPKI.

Gelar Pahlawan Nasional

Gelar pahlawan nasional diberikan kepada Abdul Halim bertepatan pada peringatan Hari Pahlawan tanggal 10 November 2008. Keputusan ini disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Kabinet Indonesia Bersatu, Muhammad Nuh pada tanggal 2 November 2008 di Jakarta berdasarkan SK Presiden no /TK/2008 (6 November 2008).

Wednesday, October 19, 2011

Biografi Aburizal Bakrie - Pengusaha Indonesia

Aburizal Bakrie lahir di Jakarta, 15 November 1946, Dia adalah anak sulung dari keluarga Achmad Bakrie, pendiri Kelompok Usaha Bakrie, dan akrab dipanggil Ical. Selepas menyelesaikan kuliah di Fakultas Elektro Institut Teknologi Bandung pada 1973, Ical memilih fokus mengembangkan perusahaan keluarga, dan terakhir sebelum menjadi anggota kabinet, dia memimpin Kelompok Usaha Bakrie (1992-2004). Selama berkecimpung di dunia usaha, Ical juga aktif dalam kepengurusan sejumlah organisasi pengusaha. Sebelum memutuskan meninggalkan karier di dunia usaha, dia menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) selama dua periode (1994-2004).

Pada 2004, Ical memutuskan untuk mengakhiri karier di dunia usaha, setelah mendapat kepercayaan sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Kabinet Indonesia Bersatu periode 2004-2009. Dan sejak terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar 2009-2010, waktu dan energinya tercurah untuk mengurus partai.

Aburizal Bakrie Sebagai pengusaha Indonesia juga merupakan Ketua Umum Partai Golkar sejak 9 Oktober 2009. Ia pernah menjabat Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat dalam Kabinet Indonesia Bersatu. Sebelumnya ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Perekonomian dalam kabinet yang sama, namun posisinya berubah dalam perombakan yang dilakukan presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 5 Desember 2005.

Ical pernah disebut-sebut sebagai orang terkaya se-Asia Tenggara. Dia pengusaha yang terbilang paling gemilang pada sepuluh tahun reformasi di Indonesia. Selain bisa keluar dari krisis ekonomi yang mengancam perusahaannya, Bakrie Grup, justru bisa menduduki posisi penting di pemerintahan.

Keluarga Bakrie pernah pula dinobatkan oleh Majalah Forbes Asia sebagai orang terkaya di Indonesia tahun 2007. Dia tidak membantah tetapi juga tidak menanggapinya secara berlebihan. Apa rahasia sukses bisnis keluarga ini? KABAR heboh itu bertiup dari Singapura. Dari Negeri Singa itulah, majalah Forbes Asia edisi 13 Desember 2007 dilansir. Isinya, seperti tahun-tahun sebelumnya, memajang daftar orang-orang super-tajir alias terkaya dari Indonesia. Dan yang bikin heboh, jawaranya untuk tahun ini adalah Aburizal Bakrie, pengusaha sekaligus politisi yang pernah tersuruk di masa krisis ekonomi satu dekade silam.

Banyak orang terkesiap. Bagaimana mungkin Ical—panggilan akrab Aburizal—yang sebelumnya masih di urutan keenam dengan kekayaan US$ 1,2 miliar, kini menyodok ke urutan teratas? Jawabannya, menurut hasil riset Forbes, terletak pada kemampuannya melipatgandakan pundi-pundi Kekayaannya.


Hanya dalam tempo setahun, kekayaan keluarga Aburizal Bakrie melejit hampir lima kali lipat dari angka tahun lalu menjadi US$ 5,4 miliar atau sekitar Rp 50,2 triliun! Berkat prestasi ini, Aburizal langsung menggusur lima taipan papan atas sekaligus. Bos Grup Raja Garuda Mas, Sukanto Tanoto, yang tahun lalu dinobatkan sebagai orang terkaya, kini turun satu peringkat ke urutan runner-up.

Grup Bakrie memang sedang mujur. Menurut seorang bankir investasi, kelompok usaha ini diuntungkan dua berkah sekaligus: harga komoditas yang melonjak di pasar dunia dan serbuan investor global di pasar modal Asia-Pasifik. Itu sebabnya, indeks saham di sejumlah bursa di kawasan ini melesat rata-rata 27 persen sepanjang tahun ini. Bursa Indonesia bahkan diperkirakan tumbuh hingga 52 persen.

Keluarga Bakrie sebagai pemilik 40 persen saham Bumi tentu ikut sumringah. Saham yang dikantonginya itu kini bernilai tunai Rp 47 triliun. Ini berarti lebih dari 90 persen dari total kekayaannya yang ditaksir Forbes sekitar Rp 50,2 triliun berasal dari kepemilikan saham perusahaan tambang ini. ”Ini bukti pasar percaya,” ujar Aburizal di Jimbaran, Bali.

Itu baru dari saham Bumi. Keluarga ini masih memiliki tambang duit lain di bursa Indonesia. Harga saham PT Bakrieland Development naik 223 persen, PT Energi Mega Persada 190 persen, PT Bakrie Sumatra Plantations 126 persen, PT Bakrie & Brothers 96 persen, dan PT Bakrie Telecom 75 persen. Umumnya, keluarga ini menjadi pemilik mayoritas di perusahaan-perusahaan publik tersebut.

Lalu apa rahasia di balik kejayaan Grup Bakrie? Sejumlah analis dan eksekutif dari grup bisnis ini menyebut kuncinya terletak pada kepiawaian manajemen melihat peluang dan waktu dalam pengambilan keputusan. Menurut Suryo Sulisto, Presiden Komisaris Bumi Resources, ini tak lepas dari gerak cepat Grup Bakrie membajak para profesional handal, dari dalam dan luar negeri, untuk menduduki posisi teras manajemen.

Ada pula jawaban lain di balik melejitnya bisnis Bakrie. Di mata ekonom Dradjad Wibowo, kunci kesuksesan Bakrie merupakan gabungan tiga hal: keberuntungan, kepiawaian membaca pasar, dan kedekatan dengan lingkar kekuasaan. Seorang bankir investasi menambahkan satu faktor: kemujuran. Kelihaian Bakrie mencuri peluang dari pesaing bisnisnya tak diragukan lagi.
Keluarga Aburizal Bakrie
Aburizal mempunyai tiga adik yaitu sebagai berikut :
Roosmania Odi Bakrie, menikah dengan Bangun Sarwito Kusmulyono
Indra Usmansyah Bakrie, menikah dengan Gaby Djorgie
Nirwan Dermawan Bakrie, menikah dengan Indira (Ike)

Aburizal menikah dengan Tatty Murnitriati dan dikaruniai tiga anak sebagai berikut:
Anindya Novyan Bakrie, menikah dengan Firdani Saugi
Anindhita Anestya Bakrie, menikah dengan Taufan Nugroho
Anindra Ardiansyah Bakrie, menikah dengan Nia Ramadhani

Pekerjaan
1992 - 2004 Komisaris Utama/Chairman, Kelompok Usaha Bakrie
1989 – 1992 Direktur Utama PT. Bakrie Nusantara Corporation
1988 – 1992 Direktur Utama PT Bakrie & Brothers
1982 – 1988 Wakil Direktur Utama PT. Bakrie & Brothers
1974 –1982 Direktur PT. Bakrie & Brothers
1972 – 1974 Asisten Dewan Direksi PT. Bakrie & Brothers

Sunday, October 16, 2011

Richard Kuhn, Penerima Hadiah Nobel Kimia tahun 1938

Richard Kuhn 

Richard Kuhn dilahirkan di Vienna pada tanggal 3 Desember 1900. Ayahnya Richard Clemens Kuhn, adalah seorang insinyur dan “Hofrat”; ibunya, Angelika Rodler, adalah seorang guru di sekolah dasar. Ia dididik di sekolah grammar “Gymnasium”. Ia mempelajari ilmu kimia di Universitas Vienna dan dilanjutkan ke Munich di bawah bimbingan R. Willstätter. Ia mendapatkan gelar D.Ph. pada tahun 1922 dengan tesisnya berjudul Über Spezifität der Enzyme(Tentang Spesifikasi Enzim).
Pada tahun 1925, Universitas Munich mengundangnya untuk mengajar ilmu kimia. Kuhn menerima sebuah undangan dari Eidgenössische Technische Hochschule di Zurich, di mana ia memegang jabatan Profesor untuk Ilmu Kimia Umum dan Kimia Analisis dari tahun 1926 hingga 1929. Ia kemudian menjadi kepala Institut Kimia di kaiser-Wilhelm-Institut (sejak tahun 1950, menjadi Institut Max Planck) yang baru saja didirikan, untuk Penelitian Kedokteran di heidelberg; Pada tahun 1937, ia juga mengambil alih administrasi Institut ini, sebagai pengganti L. Von Krehl. Di samping pekerjaan-pekerjaan ini, ia juga menjabat sebagai Profesor Biokimia di Universitas Heidelberg. Selama satu tahun ia berada di Universitas Pennsylvania, Philadelphia, sebagai Profesor Peneliti Tamu untuk Kimia Fisiologis.
Kuhn menyelidiki permasalahan teoretis kimia organik (stereokimia senyawa alifatik dan aromatik; sintesis poliena dan kumulena; penyusunan dan pewarnaan; keasaman hidrokarbon), seperti bidang ekstensif lainnya dalam biokimia (karotenoid, flavin, vitamin dan enzim).
Dalam periode dua puluh tahun, Kuhn menyelidiki senyawa yang mengandung ikatan ganda yang terbukti memiliki hubungan yang menarik dengan studi struktur alamiah karotenoid. Ia menemukan ada delapan tipe baru karotenoid dan mampu menganalisis penyusunnya. Ia juga melakukan penelitian penting mengenai vitamin B2 dan penyakit antidermatitis vitamin B6. Untuk penelitian dalam bidang yang penting Kuhn mendapatkan hadiah Nobel Kimia pada tahun 1938.
Kuhn menerima sejumlah penghargaan dan penghormatan atas kerja penelitiannya; ia mendapat gelar kehormatan di Technische Hochschule di Munich pada tahun 1960, Universitas Vienna (1960), Universitas St. Maria di Brazil (1961). Sejumlah medali dan hadiah yang mengesankan telah diberikan kepadanya, seperti medali kehormatan dan kehormatan tertinggi, dari berbagai negara. Kuhn adalah seorang anggota pada berbagai akademi ilmiah, himpunan dan organisasi di seluruh dunia. Ia adalah Ketua Himpunan Ahli Kimia Jerman, Wakil Direktur Himpunan Max Planck dan menjadi Editor Liebigs Annalen der Chemie. Ia adalah bagian dari Dewan “Badische Anilin- und Soda-Fabrik”.
Dapat disebutkan bahwa dalam periode delapan tahun (1910-1918) Richard Kuhn adalah teman sekolah Wolfgang Pauli yang juga mendapat Hadiah Nobel Fisika pada tahun 1945.
Richard Kuhn menikah dengan Daisy Hartmann pada tahun 1928 dan memiliki dua anak laki-laki dan empat anak perempuan.
Richard Kuhn meninggal pada tanggal 1 Agustus 1967.

Sir Alexander Robertus Todd, Penerima Hadiah Nobel Kimia tahun 1957

Lord Todd 

Sir Alexander Robertus Todd dilahirkan di Glasgow pada tanggal 2 Oktober 1907, sebagai anak tertua dari Alexander Todd, seorang wiraswastawan di kota tersebut, dan istrinya Jean Lowrie. Ia dididik di Sekolah Allan Glen dan Universitas Glasgow, di mana ia mendapat gelar B.Sc. pada tahun 1928, dan setelah pelatihan penelitian awal yang singkat dengan T.S. Patterson, ia melanjutkan ke Universitas Frankfurt-on-Maine. Di sini ia meneliti dibimbing oleh W. Borsche dan mendapatkan gelar Ph.D. (Dr.Phil.nat.) pada tahun 1931 untuk sebuah tesis tentang sifat kimia asam empedu.
Sekembalinya ke Inggris, ia bekerja dari tahun 1931-1934 tentang antosianin dan zat pewarna lainnya dengan Sir Robert Robinson, pemenang Hadiah Nobel, dan mendapatkan gelar Ph.D. di Universitas Oxford pada tahun 1933.
Todd kembali ke Skotlandia pada tahun 1934 ketika ia bekerja dengan staf Universitas Edinburgh di bawah bimbingan G. Barber. Dua tahun berikutnya, pada tahun 1936 ia pindah ke Institut Pengobatan Preventif Lister, Chelsea dan menjadi penilai naskah dalam Biokimia di Universitas London pada tahun 1937.
Pada tahun 1938, ia ditunjuk sebagai Profesor Ilmu Kimia Sir Samuel Hall dan Direktur Laboratorium Kimia di Universitas Manchester, jabatannya yang dipegang hingga tahun 1944, ketika ia menerima tawaran sebagai Profesor Kimia Organik di Universitas Cambridge dan Penerima Beasiswa Kampus Christ.
Penelitian Todd membuatnya banyak dikenal di banyak universitas dan negara. Ia memegang gelar D.Sc. dari Universitas Glasgow dan mendapatkan gelar doktor kehormatan dari Universitas Kiel (Dr.rer.nat.), Glasgow (LL.D.), Hon.D.Sc. London (1958), Madrid (1959), Exeter (1960), Leicester (1960), Aligarh (1960) dan pada tahun 1961, Wales, Yale dan Sheffeld; juga gelar Hon.LL.D. dari Melbourne pada tahun 1960. Ia adalah penerima beasiswa penelitian dari Royal Society, menjadi anggota asing Akademi Sains Nasional; Akademi Seni dan Sains Amerika, Akademi Sains Austria dan Dewan Penyelidikan Ilmiah Spanyol, dan anggota kehormatan Himpunan Kimia Perancis, Jerman, dan Spanyol dan menjadi anggota Deutsche Akad. Naturforsche Leopoldina di Halle (1959). Ia menahan Medali Meldola Royal Society Kimia dan Himpunan Maccabeans, Medali Davy dan Medali Royal dari Royal Society, Medali Cannizaro dari Himpunan Kimia Italia dan Medali Lavoisier dari Himpunan Kimia Perancis. Ia adalah Pengajar Tilder dan Pedler dari Himpunan Kimia; Pengajar Bakerian dari Himpunan Industri Kimia, juga menjadi profesor tamu di Institut Tekhnologi California (1938), Universitas Chicago (1948), Universitas Sydney (1950), Institut Tekhnologi Massachusetts (1954) dan Universitas California (1957). Ia terpilih sebagai anggota kehormatan Akademi Sains New York (1959), Penerima Beasiswa Kehormatan Institut Kimia Australia (1960), sebagai ketua Himpunan Kimia di London pada periode 1960-1962, Perusahaan Salter Master Worshipful pada periode 1961-1962.
Todd telah menunjukkan ketertarikannya dalam urusan ilmiah internasional; ia adalah ketua International of Pure and Applied Chemistry, dan Ketua Komite Nasional Ilmu Kimia Inggris. Ia telah bekerja pada banyak Komite Pemerintahan dan pada tahun 1952 terpilih sebagai Ketua Dewan Penasehat Pemerintah Inggris pada Kebijakan Ilmiah. Ia adalah Dewan Pengurus Yayasan Nuff’eld.
Judul utama penelitian Todd adalah mengenai ilmu kimia pada produk alam untuk tujuan biologis, dan studi koenzim nukleotida dan penambahan nukleotida dijelaskan pada kuliah Nobel, kimia vitamin B1, E dan B12, penyusun spesies Cannabis, zat pewarna serangga, faktor-faktor yang mempengaruhi parasitisme dan beraneka produk jamur.
Pada tahun 1954, ia mendapat gelar bangsawan pada bulan Maret 1962, dengan gelar Baron Todd Trumpington.
Lord Todd menikah dengan Alison Sarah, putri dari penerima Hadiah Nobel Sir Henry Dale, dan mereka memiliki seorang anak laki-laki bernama Alexander Henry, dan dua orang anak perempuan bernama Helen Jean dan Hilary Alison.
Lord Todd meninggal pada tanggal 10 Januari 1997.

William Hyde Wollaston, ahli sains Inggris

William-Hyde-Wollaston William Hyde Wollaston Lahir : 6 Agustus 1766, di Derehan Timur, Norfolk, Inggris
Wafat : 22 Desember 1828, di London Inggris.
William Hyde Wollaston adalah seorang ahli sains Inggris (ahli kimia, fisika dan fisiologi) yang memberikan kontribusi pada masing-masing bidang. Pada tahun 1813 ia mendesain ulang dan memperbaiki rangkaian Volta. Dengan menggabungkan sel baterainya, ia mampu membuat baterai yang sangat besar. Ia menemukan unsur palladium dan rhodium dan melaporkan pertama kali garis gelap pada spektrum matahari. Pertimbangannya atas penyusunan atom secara geometris mengarahkannya kepada kristalografi dan penemuan goniometer yang berguna untuk mengukur sudut sisi muka kristal. dan juga membuktikan sifat alamiah niobium dan titanium, mengembangkan metode pembuatan platinum yang bisa ditempa, membuktikan identitas listrik voltaik dan friksi dan menemukan kamera lusida untuk membantu para seniman dan ahli mikroskop.
William Hyde Wollaston dilahirkan pada tanggal 6 Agustus 1766 di Derehan Timur, Norfolk, Inggris dan selama hidupnya menjadi ahli kimia yang terkenal, ahli filsafat alam, dan seorang ahli fisiologi. Ia adalah anak laki-laki dari Vicar Francis dan Althea (Hyde). Ia dididik di Cahrterhouse dan di kampus Caius, Universitas Cambridge (1782-1787). Ia menerima gelar kedokteran pada tahun 1793, dan segera terpiih sebagai anggota Royal Society, dan memulai praktek kedokteran di Huntingdon (London) pada tahun yang sama. Ia juga mendirikan laboratorium pribadi untuk melakukan penelitian di Royal Society pada tahun 1793 dan menjadi rekanan asing dari Akademi Sains Perancis. Antara tahun 1793 dan 1797 ia mempublikasikan beberapa paper dalam sains.
Ia menjadi terkenal dalam fisiologi. Pada tahun 1797, ia menggambarkan komponen calculi air seni. Kemudian ia menyerahkan praktek kedokterannya pada tahun 1800 untuk mengabdikan diri dalam mengejar minat utamanya, penelitian ilmiah. Ia menjadi rekanan Humphry Davy di Royal Institut. Wallaston telah mengalami kebutaan parsial pada saat ini.
Sambil bekerja dengan Davy pada tahun 1809, ia menggambarkan getaran aktvitas otot. Ia mengidentifikasi batu kandung kemih yang disebutnya oksida sistik (selanjutnya dikenal sebagai sistin), asam amino pertama yang dikenali pada tahun 1812 dan pada tahun 1824 ia menyediakan Deskripsi fisiologi terbaik untuk teling saat itu. Ia adalah peneliti yang sangat hati-hati dalam fisiologi.
Pada tahun 1804, Joseph von Fraunhofer yang cukup independen, Wollaston menemukan garis absorpsi spektrum matahari yang masih digunakan untuk menetapkan unsur kimia dengan analisis spektrum hingga hari ini. Ia memperbaiki mikroskop dan pada tahun 1807 mengembangkan kamera lusida, sebuah peralatan optis yang digunakan untuk menggambar garis besar sebuah objek.
Penemuan Wollaston akan logam platina
Wollaston membentuk asosiasi dengan Smithson Tennant untuk melaksanakan percobaan kimia. Platina telah mengelakkan segala usaha ahli kimia untuk memproduksinya.Tennant mencoba mempproduksi platinum tapi berakhir dengan penemuan unsur iridium dan osmium. Usaha Wollaston mengarahkannya pada penemuan logam paladium (1803 dan rodium (1804). Wollaston menamakan logam Paladium dari nama Pallas (Athena), asteroid kedua, yang ditemukan setahun lebih awal. Pallas adalah demi kebijaksanaan Yunani. Logam baru yang kedua, rodium didapatkan dengan menetralkan aqua regia dengan soda kaustik. Ia lalu menemukan proses menempa platina pada tahun 1805 yang memberikannya uang pada tahun 1826, dan tampaknya kompensasi untuknya lebih dari yang didapat dari praktek kedokteran. Kesuksesan metode ini, yang tetap dipegang rahasia hingga sesaat sebelum kematiannya, memberinya kebebasan keuangan untuk sisa hidupnya. Ia menunggu hingga tahun 1828 untuk mempresentasikan paper yang menggambarkan proses penempaan platina ke Royal Society.
Wollaston dikatakan menyerupai mental dan temperamen orang Cavendish. Penampilannya menarik, rapi dan memiliki sopan santun, lancar dalam percakapan. Ia diberkahi dengan bakat tinjauan kadlan sehingga siapapun yang mendebatnya pasti dianggap salah.
Wollaston menjadi Penerima Beasiswa dari Royal Society antara 1797 hingga 1800. Ia menciptakan sumbangan medali Wollaston untuk diberikan oleh Himpunan Geologis, London, untuk penelitian mineralogi yang menclok. Pada tahun 1802, ia menerima medali Copley dari Royal Society. Pada tahun 1806, ia dipilih sebagai Sekretaris Royal Society dan bertahun-tahun berkontribusi pada 39 memoir society dalam pertukaran filosofis. Ia belakangan bekerja sebagai direkturnya (1820-1828) ketika menggantikan Banks sebagai Ketua Royal Society pada tahun 1820. Sir Joseph Banks menjadi ketua Royal Society pada tahun 1778 dan bekerja hingga 1820 ketika ia memilih Wollaston sebagai ketua daripada Michael Faraday yang juga mengincar jabatan tersebut.
Kemudian pada tahun 180, Wollaston berksperimen dengan senyawa karbonat, sulfat, dan oksalat untuk menunjukkan bagaimana senyawa tersebut sangat sesuai dengan hukum perbandingan perkalian. Pada paper yangditerbitkan tahun 1812, ia menyebutkan partikel sferik yang mengandung titik matematis yang dikelilngi kekuatan tarik menarik dan tolak menolak dapat menjelaskan struktur kristal yang telah dipelajarinya. Belakangan, Faraday menerima penjelasan Wollaston (teori titik pusat kekuatan yang tidak dapat diperluas) daripada teori atom Dalton.
Wollaston mendesain aturan logaritmik untuk mengekspresikan perbandingan gabungan senyawa kimia secara umum. Aturan ini digunakan dalam ilmu kimia selama lebih dari 20 tahun. Jumlah dan variasi penelitinnya membuat Wollaston sebagai seorang ahli kimia yang paling berpengaruh pada masanya. Dari 56 paper kimia, mineralogi, kristalografi, fisika, astronomi, botani, fisiologi dan patologi, banyak mewakili perkembangan ilmiah yang layak dicatat.
Wollaston wafat pada tanggal 22 Desember 1828 di London.
Mineral Wollastonit dinamakan untuk menghormati Wollaston. Wollastonit adalah mineral umum dalam batuan metamorf kontak (skarns). Skarns kadang-kadang dapat menghasilkan sejumlah mineral yang jarang dan eksotik dengan komposisi yang tidak lazim. Bagaimanapun, wolastonit tidak memiliki unsur yang istimewa dalam struktur kimianya dan tergolong umum dan tidak dianggap eksotik di antara para kolektor. Wollastonit terbentuk dari interaksi batu gamping yang mengandung kalsit CaCO3, dengan silika SiO2 dalam magma panas. Hal ini terjadi ketika magma panas mengintrusi ke sekitar batu gamping atau pecahan batu gamping ke dalam saluran magma di bawah gunung api.
Mineral terbentuk dengan reaksi berikut:
CaCO3 + SiO2 ———> CaSiO3 + CO2

Leopold Ruzicka, Pemenang hadiah Nobel Kimia tahun 1939

Leopold Ruzicka 

Leopold Stephen Ruzicka dilahirkan pada tanggal 13 September 1887 di Vukovar, sebuah kota kecil kecil Kroasia di Danube, sebelah timur antara pertemuan dengan Drava. Ayahnya Stjepan Ruzicka, adalah seorang pembuat kandang ayam; nama gadis ibunya adalah Ljubica Sever. Kakeknya termasuk orang Cekoslowakia, yang merupakan asal nama Ruzicka, seorang Austria dan istrinya dari Wurtemberg, sedangkan lima orang lainnya adalah orang Kroasia. Nenek moyangnya adalah seorang seniman atau petani, yang telah menikmati hanya beberapa tahun sekolah. Setelah kematian ayahnya yang begitu cepat pada tahun 1891, ia kembali dengan ibunya ke tempat kelahiran, Osijek, di Drava, sebelah barat penyebrangan dengan Danube. Di sana ia mengikuti sekolah negeri dan sekolah grammar klasik di mana bahasa Kroasia digunakan. Ia adalah murid yang baik dalam beberapa hal, tapi hanya tertarik pada fisika dan matematika. Mata pelajaran lainnya, termasuk sains deskriptif, sangat tidak disukainya. Tidak ada ilmu kimia dalam kurikulum tetapi, ia tetap memutuskan untuk mempelajari ilmu kimia di luar ketertaarikannya pada komposisi produk alam.
Ia ingin melanjutkan ke Institut Politekhnik Zurich tetapi ia khawatir bahwa ujian masuk yang diperlukan tidak hanya ilmu kimia tetapi juga geometri deskriptif. Sebagai gantinya, ia memutuskan untuk pergi kuliah ke Jerman, di mana setiap orang yang menyelesaikan pendidikan sekunder lengkap dapat diterima sebagai mahasiswa di Universitas atau Institut Tekhnik tanpa harus melewati ujian masuk tambahan. Ia memilih Technische Hochschule di Karlsruhe, di mana ia memulai studi kimia pada tahun 1906. Hal ini sangat berpengaruh pada masa depannya. Belakangan, ia menemukan bahwa kurikulum di Zurich, termasuk kerja praktik, diatur dengan peraturan yang sangat kaku; di tahun 1906, ketika kehadiran kuliah harus dicek. Di Karlsruhe, di sisi lain, terdapat kebebasan. Ia menyelesaikan kursus laboratoriumnya dalam 1 ¾ tahun dan kemudian segera memulai penelitian doktoralnya pada senyawa ketena dengan Profesor Staudinger, yang saat itu berusia 27 tahun, hanya lebih tua 6 ½ tahun. Ada beberapa birokrasi resmi , ia tidak menghadiri kuliah tekhnologi kimia, sayangnya juga kimia fisika dan fisika.
Setelah dua tahun kerja penelitian Ruzicka adalah Dipl.Ing. dan dua minggu berikutnya menjadi Dr.Ing. Satudinger menunjuknya sebagai asistennya, dan mereka bersama memasuki bidang yang belum dieksplorasi pada penyusun aktif senyawa- yang mereka beri nama pirethrin- bubuk serangga Dalmatian, sebuah produk tanaman, beracun untuk serangga dan binatang berdarah dingin lainnya. Mereka pun membuka bab baru tentang kimia alisiklis, yang kemudiantidak dikenal terkait dengan Ruzicka, sebagaimana terkait dengan Staudinger.
Pada bulan Oktober 1912, ia mengikuti Staudinger untuk menjadi pengganti Wilstätter di Eidgenössische Technische Hochschule (ETH, Institut Tekhnologi Swiss) di Zurich. Di Swiss, ia menemukan tidak hanya sebuah kampung halaman tapi juga kedamaian dan lingkungan ramah tamah yang membawanya dengan segala kondisi untuk penelitian yang bebas gangguan.
Pada tahun 1917, ia menjadi warge negara Swiss.
Pada tahun sebelumnya, ia telah memulai pekerjaan independen dan keputusan ini mengawali sebuah dekade yang bahagia dalam hidupnya, ketika ia bisa bekerja di laboratorium dari pagi hingga malam, dengan tema penelitian yang ditentukannya sendiri, tanpa harus mengajar, kecuali satu jam perminggu sejak tahun 1918. Selama tahun 1920-1924 ia meletakkan dasar-dasar semua penelitian yang akan dilakukannya.
Untuk penyelesaian kerjanya (sangat penting menjadi Privatdozent) pada tahun 1916-1917 ia merasa senang untuk mendukung pembuat parfum tertua di dunia, Haarmn & Reimer, Holzminden di Jerman. Titik awal untuk kerjasama mereka adalah formula Tiemann untuk lebh jantan; hasilnya adalah sintesis total senywa fenchone dan perpanjangan dan interpretasi penyusunan ulang Wagner Iistilah ini diperkenalkan olehnya). Setelah pekerjaannya pada tahun 1918 di Ciba, Basle ikut tertarik dengan penelitiannya tentang preparasi senyawa seperti kuinin. Dengan asisten yang beragam, pembuatan pertama β-collidine dan linalool, sintesis sebagian senyawa pinena, dan serangkaian penyelidikan bidang monoterpena telah dilakukan.
Pada tahun 1921, pembuat parfum Jenewa, Chuit, Naef & Firmenich, memintanya untuk berkolaborasi dengan mereka. Pada saat ini, penyelidikan yang mengarah pada elusidasi formula penyusun terpena tingkat tinggi telah dimulai. Dalam bidang parfum dan sesquiterpena, sintesis total nerolidol dan farnesol dilaksanakan menyeluruh. Struktur jasmone pun ditetapkan, formula irone Tiemann dikoreksi, dan dilakukan kerja sintesis untuk senyawa ini. Tapi sejauh itu, buah-buahan yangpaling penting dalam taman parfum adalah elusidasi struktur parfum musk yang terjadi secara alamiah yakni civetone dan muscone. Mengikuti penemuan-penemuan ini, Ruzicka dan koleganya mampu menyiapkan serangkaian keton alisiklis dengan 9 hingga 30 atom karbon lebih sebagai anggota cincin, senyawa yang sebelumnya diragukan keberadaannya.
Sepanjang tahun 1925-1926, kebanyakan ia habiskan dengan teman-temannya di Jenewa. Dari Oktober 1926 hingga 1929 ia adalah Profesor Kimia Organik di Universitas Utrecht. Meski ia bahagia di Belanda, ia memutuskan untuk menerima undangan ETH untuk kembali ke Zurich. Alasan utama keputusan ini adalah kekuatan industri kimia organik Swiss, khususnya cabang farmasi dan parfum, yang membutuhkan kemampuan dan energi seluruh ahli kimia dengan pelatihan yang menyeluruh dalam kimia organik modern. Keadaan ini bukan hanya tantangan untuk kemampuan mengajar dan penelitian bagi para profesor, tapi juga mendorong para mahasiswa untuk memenuhi pemahaman yang diperlukan atas teori dan metode yang melengkpi mereka dalam berkarir di industri tersebut. Komunitas profesor lipat tiga, mahasiswa dan industri menjadi terikat bersama dengan ikatan minat yang sama.
Pada tahun 1930, Ciba memperbaharui hubungan dengan laboratoriumnya. Asosiasi ini mengarah selama beberapa tahun secara ilmiah seperti keberhasilan penting industri dalam bidang pembuatan hormon seks pria. Dari tahun 1937, Yayasan Rockefeller dengan dermawan memberikan dukungan keuangan untuk penelitian senyawa alam, khususnya triterpena dan steroid, bebas tanpa persyaratan apapun. Dengan dua industri, terbentuklah grup pendukung kuat untuk tim penelitiannya yang tumbuh cepat saat itu.
Profesor Ruzicka menerima delapan gelar doktorat kehormatan (4 di bidang sains, 2 di bidang kedokteran, 1 di bidang Ilmu alam, 1 di bidang hukum), 7 hadiah dan medali, 24 keanggotaan kehormatan organisasi ilmiah kimia, biokimia dan lainnya, 18 keanggotaan kehormatan asing dari berbagai akademi ilmiah luar negeri. Kenalannya begitu luas, tidak hanya secara geografis tapi juga secara spiritual. Termasuk kota Vatikan seperti halnya Moskow. Ia merasa bahwa kehormatan yang ia dapatkan harus disebarkan ke seluruh anggota tim, dan untuk itu, sekedar contoh, pujian Doktor Diploma Kehormatan Harvard tahun 1936 (perayaan usia tiga ratus tahun universitas tertua Amerika Serikat) harus dibaca lebih realistis dalam bentuk jamak “… kepada tim ahli kimia, yang menantang serangan brilian mereka dalam metode, berhasil dalam interpretasi arsitektur senyawa alam yang mengagumkan”, karena setiap anggota tim telah membantu mentransformasi mimpi anak muda hingga anggota tertuanya menjadi kenyataan.
Ruzicka menikah denganAnna hausman pada tahun 1912, dan Gertrud Acklin pada tahun 1951. Ia tidak memiliki anak, dan hidup di Zurich. Hobinya adalah berkebun tanaman pegunungan Alpen dan lukisan kuno Belanda dan Skotlandia .
Leopold Ruzicka meninggal pada tanggal 26 September 1976

James B. Sumner, Penerima Hadiah Nobel Kimia tahun 1946

James B. Sumner 

James Batcheller Sumner dilahirkan di Canton, Massachusettes, pada tanggal 19 November 1887, sebagai anak laki-laki dari pasangan Charles Sumner dan Elizabeth Rand Kelly. Nenek moyangnya adalah orang yang memegang teguh pada tata susila yang datang dari Bicester, Inggris pada tahun 1696 dan menetap di Boston. Ayahnya memiliki daerah pedesaan yang luas, sedangkan kakeknya memiliki pertanian dan pabrik katun. Young Sumner mengikuti pendidikan di Eliot Grammar School selama beberapa tahun dan kemudian dikirim ke sekolah Roxbury Latin. Di sekolah ia merasa bosan dengan semua mata pelajaran kecuali fisika dan kimia. Ketertarikannya pada senjata api dan sering pergi berburu. Ketika sedang berburu sejenis burung belibis di usia 17 tahun, secara tidak sengaja lengan kirinya tertembak oleh temannya sendiri; akibatnya, tangan kirinya harus diamputasi tepat di bawah sikutnya. Setelah hanya memiliki satu tangan, lantas ia pun harus belajar untuk melakukan segala hal dengan tangan kanannya. Kehilangan tangannya membuatnya mengerahkan segala kemampuan hingga melampaui batas dalam olahraga athletik, seperti tennis, ski, skate, biliar.
Pada tahun 1906, Sumner mendaftar ke kampus Harvard; ia lulus pada tanggal 1910, terfokus di bidang ilmu kimia. Stelah melewati masa kerja yang singkat di pabrik merajut katun yang dimiliki pamannya, tipe pekerjaan yang tidak membuatnya tertarik, ia pun menerima jabatab mengajar di Kampus Mc. Allison, Sackville, New Brunswick. Hal ini diikuti dengan beasiswa yang didapatkan sebagai asisten dalam ilmu kimia di Institut Politekhnik Worcester, Massachusettes, pada tahun 1911, yang kemudian ia berhenti bekrja pada tahun 1912 untuk mempelajari biokimia dengan Profesor Otto Folin di Sekolah Kedokteran Harvard. Meski Folin menyarankannya untuk mengambil jurusan Hukum, karena ia berpikir bahwa laki-laki bertangan satu tidak akan sukses di bidang ilmu kimia, Sumner pun tetap bersikeras dan mendapatkan gelar Ph.D. pada bulan Juni 1914. Beberapa bulan berikutnya dalam perjalanannya di Eropa, ia terdampar di Swiss selama sebulan ketika pecah Perang Dunia I. Selama periode ini, ia menerima undangan untuk menjadi Asisten Profesor Biokimia di Sekolah Kedokteran Cornell, Ithaca, New York, sebuah jabatan yang dipegang hingga tahun 1929, ketika ia berhasil menjadi Profesor Biokimia penuh.
Penelitian Sumner di Cornell bermula mengenai metode analisis; meski kerja kerasnya ia tak pernah mendapatkan hasil apapun yang menarik. Ia kemudian memutuskan untuk mengisolasi enzim dalam bentuk murni, sebuah tujuan embisius yang belum pernah dicapai oleh siapapun saat itu, tapi merupakan tipe penelitian yang cocok dengan peralatannya dan staf laboratorium yang sangat sedikit. Khususnya, ia bekerja dengan urease.
Selama beberapa tahun penelitiannya tidak berhasil, tapi meski koleganya telah kehilangan semangat yang meragukan apakah ada enzim yang bisa diisolasi dalam keadaan murni, ia tetap melanjutkan pekerjaannya. Pada tahun 1921, ketika penelitiannya masih dalam tahap awal, ia telah mendapat jaminan biaya penelitian dari Yayasan Amerika-Belgia dan memutuskan untuk pergi ke Brussel untuk bekerja dengan Jean Effront, yang telah menulis beberapa buku mengenai enzim. Bagaimanapun, rencana itu gagal karena Effront menganggap bahwa ide Sumner untuk mengisolasi urease sangat konyol. Kembali ke Ithaca, akhirnya ia meringkas penelitiannya, pada tahun 1926, ia berhasil (“Saya pergi menelpon dan berkata kepada istri saya bahwa saya telah mengkristalkan enzim pertama”, tulisnya dalam catatan autobiografi). Isolasi dan kristalisasi urease yang dilakukannya mendapat beragam respon; bahkan hampir diabaikan oleh kebanyakan ahli biokimia, tapi hal itu membuatnya mendapat beasiswa profesor penuh pada tahun 1929.
Secara bertahap, mulai banyak orang yang mengenalinya. Pada tahun 1937, ia diberikan Beasiswa Guggenheim; ia pergi ke Uppsala dan bekerja di laboratorium Profesor The Svedberg selama lima bulan. Ia mendapat penghargaan medali Scheele di Stockholm pada tahun yang sama. Ketika Northrop, dari Institut Rockefeller, mendapatkan pepsin kristal, dan juga enzim-enzim yang lain, segalanya mulai jelas bahwa Sumner telah merencanakan metode kristalisasi umum untuk enzim. Pihak-pihak yang awalnya menolak, mulai mengakui klaim Sumner dan Northrop- dan Willstätter adalah yang paling terakhir mengakui-dan puncak pengakuan datang pada tahun 1946, ketika hadiah Nobel diberikan kepada Sumner dan Northrop. Pada tahun 1948, Sumner terpilih untuk Akademi Sains Nasional (Amerika Serikat).
Sumner menikah tiga kali; Pada tahun 1915, ia menikah dengan Bertha louise Ricketts yang kemudian ia ceraikan. Mereka memiliki enam anak, datu di antaranya meninggal ketika masih kecil. Pada tahun 1931 ia menikahi Agnes Paulina Lundkvist, dan akhirnya pada tahun 1943 dengan Mary Morrison Baeyer. Ia meninggal karena kanker pada tanggal 12 Agustus 1955.

Richard Adolf Zsigmondy Nobel Kimia pada tahun 1925

Richard Zsigmondy 

Richard Adolf Zsigmondy dilahirkan di Vienna pada tanggal 1 April 1865. Ayahnya, dokter Adolf Zsigmondy, telah melakukan banyak hal dalam mempromosikan dunia kedokteran gigi di Austria, telah menemukan beberapa instrumen dan peralatan bedah , dan telah mempublikasikan beberapa penelitian medis dan ilmiah. Ia mendorong minat keempat anaknya dalam ilmu sains alam. Ia wafat ketika Zsigmondy masih berusia 15 tahun. Ibu Zsigmondy, Irma von Szakmary, memberi semangat anak-anaknya untuk menjalani kehidupan alam, untuk tertarik pada seni dan mengikuti kecenderungan mereka. Zsigmondy dan kakaknya menghabiskan banyak waktu dalam memanjat, naik gunung, berenang dan menyelam.
Ketertarikan Zsigmondy dalam ilmu kimia dan fisika dibangun di usia dini; ia mempelajari buku teks Stoeckhardt yang berjudul Schule der Chemie dan melakukan banyak eksperimen yng disebutkan di sini dalam laboratorium kecil di rumahnya. Ia juga banyak terpengaruh oleh buku teks ilmu kimia yang ditulis oleh Berzelius dan Roscoe-Schorlemmer.
Di bawah bimbingan Profesor E. Ludwig di fakultas medis di Vienna, ia mempelajari fakta dasar tentang analisis kuantitatif. Ia lalu melanjutkan ke Technische Hochshule di Vienna dan pada tahun 1887, pergi ke Munich untuk membaca kimia organik di bawah bimbingan Profesor W. Von Miller. Setelah mendapatkan gelar doktornya, ia menetap sebagai asisten Profesor von Miller dan selanjutnya menerima posisi yang sama sebagai asisten ahli fisika Profesor Kundt di berlin. Pada tahun 1893, ia memenuhi persyaratan sebagai pengajar di technische Hochshule di Graz dan juga menerima jabatan pengajar di sana. Penelitiannya tentang warna lustre untuk kaca dan guci mempengaruhinya untuk mempelajari lebih lanjut dengan kimia koloid, dan mengarah pada perjanjian denganpenelitian kaca Schott und Genossen di jena, di mana ia menetap hingga tahun 1900. Ia tinggal untuk mengejar karir ilmiah secara eksklusif. Selama periode ini, ia menemukan bagaimana menyiapkan hidrosol emas yang bisa dulangi, dan juga mengembangkan slit mikroskop dengan kolaborasi bersama dengan Siedentopf.
Pada tahun 1907, Zsigmondy ditunjuk sebagai Profesor dan Direktur Institut Kimia Orgnik di Universitas Göttingen, di mana ia menetap hingga pensiun pada bulan Februari 1929. Setelah Perang Dunia I, khususnya pada tahun 1922 dan 1923, Institut menderita kekurangan bahan kimia sederhana dan penelitian menjadi sulit dilakukan. Pada tahun 1925, Zsigmondy mendapat penghargaan Hadiah Nobel Kimia untuk penelitiannya pada larutan koloid alam yang heterogen. Hal ini memungkinkannnya untuk mengatasi, dengan penuh rasa syukur, semua kesulitan yang ia temukan pada tahun-tahun sebelumnya. Terpisah dari bukunya yang berjudul Lehrbuch der Kolloidchemie Zsigmondy juga mempublikasikan buku berjudul Über das kolloide Gold dengan kerjasama bersama P.A. Thiessen. Menantunya, Dr. Erich Huckel, yang juga bagian dari timnya, mengkontribusikan sebuah buku teori adsorpsi kumpulan paper Kolloidforschung in Einzeldarstellungen yang ditulis Zsigmondy.
Zsigmondy menikah dengan Laura Luise, nѐe Muller, putri Profesor Wilhelm Müller, pengajar di Anatomi Patologi di Jena pada tahun 1903. Memiliki dua orang putri, Annemarie dan Käthe, sebagai hasil dari pernikahannya. Pada tahun 1925, Annemarie menikah dengan Dr. Erich Huckel Göttingen, yang ketika di Zurich adalah asisten Profesor Debye, dan belakangan menjadi pengajar di sana.
Ia wafat di Göttingen pada tanggal 24 September 1929.

Paul Sabatier, Penerima hadiah Nobel Kimia tahun 1912

Paul SabatierPaul Sabatier dilahirkan di Carcasonne di Perancis Utara pada tanggal 5 November 1854. Ia dididik di Lycѐe dan disiapkan di Toulouse untuk ujian masuk ke École Polytechnique dan the École Normale Supérieure. Ia diterima di kedua kampus dan memilih kampus terakhir yang ia masuki pada tahun 1874; tiga tahun kemudian ia lulus, yang pertama di kelasnya. Ia mengajar fisik selama setahun di sekolah setempat di Nîmes sebelum pergi ke Collège de France pada tahun 1878 sebagai asisten Berthelot. Ia menerima gelar Dooctor of Science (D.Sc) pada tahun 1880.
Sabatier mengambil kursus fisika di Fakultas sains di Bordeaux hingga Januari 1882, ketika ia menerima  jabatan yang sama di Universitas Toulouse. Ia pun menjadi bertanggung jawab untuk kursus ilmu kimia pada tahun 1883, dan dipilih menjadi profesor Kimia pada tahun 1884, sebuah jabatan yang ia pegang hingga masa pensiun pada tahun 1930. Ia menjadi Dekan Fakultas Sains pada tahun 1905 dan tetap mengajar meski pensiun hingga ia meninggal tahun 1941. Ia sangat percaya pada Toulouse dan menampik banyak tawaran posisi menarik di mana saja, terutama sebagai pengganti Moissan di Sorbonne pada tahun 1908.
Penelitian awal Sabatier terfokus pada termokimia sulfur dan senyawa logam sulfat, yang menjadi judul tesis untuk gelar doktornya, dan di Toulouse, ia melanjutkan penelitian kimia fisikanya pada sulfida, klorida, khromat, dan senyawa tembaga. Ia juga mempelajari oksida nitrogen dan asam nitrosodisulfonat dan garamnya, dan melaksanakan penelitian mendasar tentang koefisien partisi dan spektrum absorpsi.
Ketika ia memulai penelitiannya pada fenomena katalisis, Sabatier langsung menunjuk keanehan       dalam hukum fisika Faraday dan ia menyusun teori kimanya yang mempostulasikan pembentukan senyawa antara yang tidak stabil. Penelitian seksamanya dan penemuan penggunaan logam katalis hidrogenasi yang sangat halus membentuk dasar margarin, hidrogenasi minyak, dan industri metanol sintetis. Ia mendemonstrasikan selektivitas aksi katalitik dan juga selektivitas katalis sebagai racunm seperti halnya perkenalan, penggunaan dan menunjukkan hasil aktivitasnya yang telah diperbaiki. Ia juga melakukan studi tertutup pada hidrasi katalitik dan dehidrasi, menguji secara hati-hati kemungkinan reaksi spesifik dan aktivitas umum berbagai katalis.
Penelitian Sabatier secara akurat tercatat dalam publikasi organisasi ilmiah dan bukunya yang paling penting La Catalyse en Chimie Orgarnique (Katalis dalam kimia Organik), dipublikasikan pertama kali pada tahun 1913, dengan edisi kedua pada tahun 1920, yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh E.E. Reid yang dipublikasikan pada tahun 1923.
Sabatier adalah anggota Akademi Sains Perancis dan Komandan Légion d’Honneur. Ia adalah Doctor of Science (D.SC.), honoris causa, dari Universitas  Philadelphia dan anggota kehormatan Royal Society London, Akademi Madrid, Akademi Sains Kerajaan Belanda, Himpunan Kimia Amerika, dan banyak institusi asing lainnya. Ia mendapat penghargaan Prix Lacate ( pada tahun 1897);  Prix Jecker ( pada tahun 1905); Medali Davy (pada tahun 1915) dan  Medali Kerajaan (pada tahun 1918) dari Royal Society; dan Medali Franklin dari Institut Franklin (pada tahun 1933). Untuk metode yang dikembangkannya dalam hidrogenasi senyawa organik dengan keberadaan logam halus, ia mendapat hadiah Nobel Kimia pada tahun 1912, berbagi hadiah dengan Victor Grignard, yang menerimanya dengan penemuan pereaksi yang disebut pereaksi Grignard.
Paul Sabatier adalah laki-laki yang tekun. Ia menikah dengan Mlle. Herail dan mereka memiliki empat anak perempuan, satu di antaranya menikah dengan ahli kimia Italia, Emilio Pomilio. Ia sangat tertarik pada seni dan berkebun.
Ia meninggal pada tanggal 14 Agustus 1941.

Henry Edward Schunck, Ahli Kimia dari Manchester yang terkenal

Henry-Edward-Schunck Henry Edward Schunck dilahirkan pada tanggal 16 Agustus 1820, satu dari tujuh anak Martin Schunck, yang pindah dari Malta ke Manchester pada tahun 1808. Martin adalah pemilik toko yang sukses dalam bisnis tekstil dan Edward (ia tidak pernah menggunakan nama pertamanya) diharapkan dapat meneruskan bisnis keluarga. Edward dididik secara privat di Manchester dan diperkenalkan dengan kimia praktis oleh William Henry (1774 -1836), pembimbing hukum kelarutan gas. Pendidikan lebih lanjut adalah di Berlin dengan Magnus dan Rose, dan dikkuti dengan gelar Ph.D. dengan Justus von Liebig di Giessen. Kembali ke Inggris pada tahun 1842, Edward menjadi manajer pabrik di Belfield, di daerah pinggiran Rochdale, bleaching dan pencetakan kain mori mentah. Tapi setelah beberapa tahun, ia melepaskan pekerjaan tersebut, dan kesuksesan keluarga membuatnya mampu hidup sebagai ahli sains dermawan dan terhormat.
Paper ilmiah pertamanya (sekitar 200 halaman) dipublikasikan pada tahun 1841 dan membahas asam khrissamat, sebuah hasil reaksi nitrasi kayu gaharu, yang bisa digunakan sebagai pewarna. Ketika masih di Giessen, ia menguji sebangsa tumbuhan lumur, dan selanjutnya mampu mengisolasi dan mengenali asam lekanorat, asam erithrat, asam orsellinat, yang merupakan prekursor sumber pewarna ungu pada lumut.
Penelitian utama adalah pada madder (pohon anggur eropa dan asia yang daunnya berduri dan bunganya kecil kecil berwarna kuning kehijau hijauan) yang dimulai pada tahun 1846 dan menjadi pekerjan Edward selama satu dekade. Ia mengisolasi prekursor warna rubian, yang belakangan dikenal sebagai asam rubieritrat, dan mempelajari komponen warna alizarin dan purpurin dan senyawa lainnya yang masih belum dikenali dengan baik. Hal ini mengarah pada penggunaan spektroskopi absorpsi visual sebagai alat analisis.
Sekitar tahun 1855, Edward kembali memusatkan perhatiannya ke indigo, meneliti prekursor warna yang terkandung dalam woad (tanaman bunga dengan nama Isatis tinctoria), yang ia isolasi dengan susah payah, yang menghasilkan senyawa bernama isatan A yang tidak stabil yang disebutnya sebagai indican. Ketidakstabilan ini mengarahkan penelitian untuknya mengembangkan evaporator lapis tipis yang pertama. Ia sangat tertarik dengan produksi indigo dan indirubin dari air seni.
Pada tahun 1879 ia menyelidiki warna ungu pada kerang spesies Nucella lapillus yang ditemukannya di Hastings dan spesies Purpura pansa dari Nikaragua , dan menunjukkan bahwa pigmen warnanya menyerupai indigo tapi tidak identik.
Baru tiga puluh tahun kemudian ditunjukkan bagaimana molekul tersebut ternyata mengandung brom yaitu 6,6′-dibromoindigo.
Pada tahun 1883 ia memulai penelitian panjangnya pada klorofil dan setelah bertahun-tahun baru bisa menunjukkan bahwa secara struktur, klorofil menyerupai hemogloin.
Edward Schunck meninggal di rumahnya “The Oaklands” di Kersal pada tanggal 13 Januari 1903 dan dikubur di gereja setempat St. Pauls. Bagian di halaman gereja ini telah ditumbuhi rumput dengan ceat dan dengan adanya pengurangan atau vandalisme, batu pusaranya telah rusak karena ukirannya yang sudah tidak dapat dibaca lagi.

Jokichi Takamine, Pioner Kimiawan Jepang

Jokichi-Takamine
Lahir : 3/11/1854
Wafat : 22/7/1922
Disiplin utama : Ilmu Kimia
Jokichi Takamine dilahirkan pada tanggal 3 November 1854 di Takaoka, Jepang. Ayahnya, Seichi, adalah seorang tabib seperti kebanyakan nenek moyangnya dalam keluarga Takamine. Tidak seperti teman sebayanya, Takamine belajar bahasa Inggris di usia yang masih sangat muda. Ia bersekolah di Osaka, Kyoto, dan Tokyo, lulus dari kampus sains dan tekhnik di Universitas Tokyo pada tahun 1879. Pada tahun tersebut, Pemerintah Jepang memilih Takamine sebagai satu dari 12 orang penerima beasiswa untuk mengejar studi lanjutan di Skotlandia di Universitas Glasgow dan Kampus Anderson. Ia kembali ke Jepang pada tahun 1883 dan bergabung di Departemen Agrikultur dan Perdagangan.
Pada tahun 1884, Takamine melakukan perjalanan pertamanya ke Amerika Serikat untuk mengikuti Pameran Katun ke 100, di mana ia bertemu dengan calon istrinya, Caroline Field Hitch. Mereka menikah pada tahun 1884 da memiliki dua anak. Keluarga ini lalu pindah ke Jepang, dan Takamine melanjutkan pekerjaan di Departemen Agrikultur dan Perdagangan sebagai Kepala Divisi Kimia hingga tahun 1887. Pada saat itu, ia membentuk perusahaan sendiri, Perusahaan Pupuk Buatan Tokyo, di mana ia selanjutnya mengisolasi enzim pencerna kanji, Takadiastase, dari sebuah jamur.
Pada tahun 1884, Takamine pindah ke Amerika Serikat secara permanen, menetap di Kota New York. Ia membuka laboratorium penelitiannya sendiri dan mengizinkan Parke, Davis & Company memproduksi Takadiastase secara komersial. Pada tahun 1901, ia mengisolasi dan memurnikan hormon adrenalin di laboratoriumnya, dan menjadi orang pertama yang menyelesaikan hormon kelenjar.
Selama sisa hidupnya, Takamine bepergian antara Amerika Serikat dan Jepang dan membuat kontribusi ilmiah yang nyata di kedua negara. Ia juga bekerja untuk meningkatkan pemahaman yang lebih baik antara dua negara dan turut berpartisipasi dalam sumbangan Jepang untuk amal ke Washington DC. Jokichi Takamine meninggal pada tanggal 22 Juli pada tahun 1922 di kota New York.

Sir Robert Robinson, Pemenang Hadiah Nobel Kimia tahun 1947

Sir Robert Robinson dilahirkan di Rufford dekat Chesterfield, Derbyshire pada tanggal 13 September 1886, anak laki-laki dari William Bradbury Robinson, pembuat pakaian bedah yang menemukan mesinnya sendiri untuk menghasilkan kain tiras dan pembalut dan lain-lain, dan kardus kertas karton untuk mengemas produk tersebut. Ia dididik di Chesterfield Grammar School, Fulneck School, dekat Leeds dan di Universitas Manchester di mana ia lulus B.Sc. pada tahun 1906 dan gelar D.Sc. pada tahun 1910.
Pada tahun 1912, ia ditunjuk sebagai profesor pertama Kimia Organik Murni dan Terapan di Universitas Sydney. Ia kembali ke Inggris pada tahun 1915 untuk emngambil jabatan ketua Kimia organik di universitas Liverpool hingga tahun 1920 ketika dia menerima perjanjian sebagai Direktur Penelitian di British Dyestuffs Corporation. Setahun kemudian ia menjadi Profesor kimia di St. Andrews dan pada tahun 1922 ia menjabat sebagai Kepala Kimia Organik di Universitas Manchester hingga tahun 1928 ketika dia menerima jabatan yang saama di Universitas London. Pada tahun 1930, ia ditunjuk sebagai Profesor Kimia Waynflete, Universitas Oxford, di mana ia menetap hingga pensiun tahun 1955 ketika ia ditunjuk sebagai Profesor Emeritus dan Penerima Beasiswa Kehormatan Kampus Magdalen. Ia adalah Direktur Perusahaan Kimia Shell dan menjadi konsultan kimia sejak tahun 1955.
Sir Robert adalah anggota dari tiga puluh Komite Pemerintah dan beberapa darinya dijabat sebagai ketua. Ia adalah utusan Inggris untuk menghadiri Konferensi UNESCO yang pertama pada tahun 1947. Ia mendapat gelar kehormatan pada tahun 1939 dan ditunjuk sebagai penerima Medali Jasa pada tahun 1949.
Penelitian ekstensif Robert dalam kimia organik telah berurusan tidak hanya dengan struktur dan sintesis senyawa kimia organik, tapi juga dengan mekansime elektrokimia pada reaksi organik. Ketertarikannya pada penyusunan kimia pewarna tanaman (antosianin) juga diperluas dengan grup sayuran lainnya , senyawa alkaloid, di mana dilakukan serangkain penelitian yang luar biasa untuk sintesisnya. Kontribusinya sangat besar pada pendefinisian penyusunan atom dalam molekul morfin, papaverin, narkotin dan lain-lain. Penemuan-penemuan ini mengarah pada produksi beberapa bahan obat antimalaria tertentu (mereka dilaporkan dalam sejumlah paper ilmiah, terutama di Jurnal Chemical Society).
Sir Robert adalah penerima beasiswa dari Institut Kimia Kerajaan dan di Royal Society adalah ketua Himpunan Kimia , pada periode 1939-1941, di Rotyal Society pada periode 1945-1950, Asosiasi Inggris untuk Pengembangan Sains pada tahun 1955, dan Himpunan Industri Kimia pada tahun 1958. Ia adalah Komanadan de la Légion d’Honneur dan memegang gelar doktor kehormatan lebih dari 20 universitas Inggris dan luar negeri. Ia dianugerahi Mdali Longstaff, faraday, dan Flintoff oleh Himpunan Kimia, Medali Davy, Royal dan Copley dari Royal Society dan himpunan Kimia Swiss, Amerika, Perancis dan Jerman; ia telah mendapat penghargaan Medali Franklin dari Institut Franklin di Philadelphia, medali Emas Albert dari Himpunan Seni Kerajaan dan Medalli Kebebasan dari pemerintah Amerika Serikat. Sir Robert adalah Anggota korespondensi, Penerima Beasiswa Kehormatan, Rekana Korespondensi di lebih dari 50 organisasi terpelajar Inggris dan luar negeri.
Pada tahun 1962, Chemical Society menganugerahi Sir Robert dengan mendirikan Beasiswa Pengajar Robert Robinson, untuk diberikan per dua tahun.
Pada tahun 1912, Sir Robert menikahi Gertrude Maud Walsh, murid penerima beasiswa di Universitas Manchester. Mereka berkolaborasi dalam beberapa bidang penelitian ilmu kimia, khususnya pada pengamatan antosianin. Istrinya wafat pada tahun 1954; mereka memiliki satu anak laki-laki dan satu anak perempuan. Pada tahun 1957, ia menikah dengan Stearn Sylvia Hillstrom (nѐe Hershey) di New York.
Pada usia muda, Sir Robert adalah pecinta gunung, telah memanjat di pegunungan Alpen, Pyrenees, Norwegia, dan Selandia Baru dan ia adalah pemain catur yang rajin dan pernah menjadi Ketua Federasi Catur Inggris pada periode 1950-1953. Hobinya termasuk forografi dan musik.
Ia wafat pada tanggal 8 Februari 1975.

Thursday, September 29, 2011

Daguerre Orang Pertama Penemu Fotografi dan Kamera

Fotografi! Tak lain dari Louis Jacques Mande Daguerre-lah orang yang di tahun 1830-an berhasil menemukan fotografi praktis.

Daguerre dilahirkan tahun 1787 di kota Cormeilles di Perancis Utara. Waktu mudanya dia seniman. Pada umur pertengahan tiga puluhan dia merancang “diograma”, barisan lukisan pemandangan yang mempesona bagusnya, dipertunjukkan dengan bantuan efek cahaya. Sementara dia menggarap pekerjaan itu, dia menjadi tertarik dengan pengembangan suatu mekanisme untuk secara otomatis melukiskan kembali pemandangan yang ada di dunia tanpa menggunakan kwas atau cat. Dengan kata lain: kamera!
Read more »

Tuesday, September 27, 2011

Biografi Alessandro Volta - Penemu Baterai

Alessandro Giuseppe Antonio Anastasio Volta lahir di Como, Italia, dan mengajar di sekolah-sekolah umum di sana. Pada 1774 ia menjadi profesor fisika di Sekolah Royal di Como. Setahun kemudian, ia memperbaiki dan mempopulerkan electrophorus, sebuah alat yang menghasilkan muatan listrik statis. promosinya itu begitu luas sehingga ia sering dikreditkan dengan penemuannya, meskipun mesin yang beroperasi dalam prinsip yang sama pada tahun 1762 digambarkan oleh profesor Swedia Johan Wilcke.

Volta merupakan seorang fisikawan Italia. Ia terutama dikenal karena mengembangkan baterai pada tahun 1800. Ia melanjutkan pekerjaan Luigi Galvani dan membuktikan bahwa teori Galvani yaitu efek kejutan kaki kodok adalah salah. Secara fakta, efek ini muncul akibat 2 logam tak sejenis dari pisau bedah Galvani. Berdasarkan pendapat ini, Volta berhasil menciptakan Baterai Volta (Voltac Pile). Atas jasanya, satuan beda potensial listrik dinamakan volt.

Pada 1776-1777 Volta mempelajari kimia gas. Ia menemukan metana dengan mengumpulkan gas dari rawa-rawa. Dia merancang percobaan seperti pembakaran metana oleh percikan listrik dalam wadah tertutup. Volta juga mempelajari apa yang sekarang kita sebut kapasitansi listrik, pengembangan sarana terpisah untuk belajar baik potensial listrik (V) dan muatan (Q), dan menemukan bahwa untuk suatu objek mereka proporsional. Hal ini mungkin disebut Volta Hukum tentang kapasitansi, dan kemungkinan untuk pekerjaan ini unit potensi listrik itu disebut Volt.

Pada tahun 1779 ia menjadi profesor fisika eksperimental di Universitas Pavia, ia menduduki kursi selama hampir 25 tahun. Pada 1794, Volta menikahi Teresa Peregrini, yang mengangkat tiga anak, Giovanni, Flaminio dan Zanino. Dalam menghormati karyanya, Volta dibuat menghitung oleh Napoleon pada tahun 1810. Lebih jauh lagi, ia digambarkan pada 10.000 Lire Italia (tidak lagi dalam sirkulasi) bersama dengan sketsa terkenal volta Pile.
Volta mulai belajar sekitar 1791, "listrik" hewan dicatat oleh Luigi Galvani ketika dua logam berbeda yang dihubungkan secara seri dengan kaki katak dan satu sama lain. Volta menyadari bahwa kaki katak menjabat baik sebagai konduktor listrik (elektrolit) dan sebagai detektor listrik. Dia diganti kaki katak oleh kertas direndam air garam-, dan mendeteksi aliran listrik dengan cara lain yang dia kenal dari studi sebelumnya. Dengan cara ini dia menemukan seri elektrokimia, dan hukum bahwa gaya gerak listrik (ggl) dari sebuah sel galvanik, yang terdiri dari sepasang elektroda logam yang dipisahkan oleh elektrolit, perbedaan antara dua elektroda potensi mereka. Ini dapat disebut Hukum Volta tentang seri elektrokimia.

Pada tahun 1800, sebagai hasil dari perselisihan profesional atas tanggapan galvanik dianjurkan oleh Galvani, dia menciptakan tumpukan volta, baterai listrik awal, yang menghasilkan arus listrik stabil. Volta telah menentukan bahwa pasangan yang paling efektif logam berbeda untuk menghasilkan listrik seng dan perak. Awalnya dia bereksperimen dengan sel individu dalam seri, setiap sel menjadi piala anggur diisi dengan air garam dimana dua elektroda berbeda adalah mencelupkan. Tumpukan volta menggantikan gelas dengan karton direndam dalam air garam.

Dalam mengumumkan penemuan tumpukan, Volta penghormatan kepada pengaruh William Nicholson, Tiberius Cavallo dan Abraham Bennet. Sebuah penemuan tambahan dirintis oleh Volta, adalah pistol yang dioperasikan jarak jauh. Dia menggunakan botol Leyden untuk mengirim arus listrik dari Como ke Milan (50 km atau 30 mil). Arus dikirim sepanjang kabel yang terisolasi dari tanah dengan papan-papan kayu. Temuan ini merupakan pelopor penting dari ide telegraf, yang juga memanfaatkan arus untuk berkomunikasi


Baterai yang dibuat oleh Volta dikreditkan sebagai sel elektrokimia pertama. Ini terdiri dari dua elektroda: yang terbuat dari seng, yang lain dari tembaga. elektrolit adalah asam sulfat atau campuran air garam garam dan air. elektrolit yang ada dalam bentuk 2H + dan SO42-. Seng, yang lebih tinggi dari tembaga dan hidrogen dalam seri elektrokimia, bereaksi dengan sulfat bermuatan negatif. (SO42-) Ion-ion hidrogen bermuatan positif (proton) menangkap elektron dari tembaga, membentuk gelembung gas hidrogen, H2. Hal ini membuat seng batang elektroda negatif dan tembaga batang elektroda positif.


Namun, sel ini memiliki beberapa kelemahan juga. Ini tidak aman untuk menangani, sebagai asam sulfat, bahkan jika encer, sangat berbahaya. Selain itu, kekuatan sel berkurang seiring waktu karena gas hidrogen tidak dirilis, mengumpulkan hanya pada permukaan elektroda seng dan membentuk penghalang antara logam dan larutan elektrolit. Sel primitif secara luas digunakan di sekolah-sekolah untuk menunjukkan hukum-hukum listrik dan dikenal sebagai baterai lemon.

Volta pensiun di tahun 1819 dalam real di Camnago, sebuah frazione Como sekarang disebut Volta Camnago setelah, di mana dia meninggal pada 5 Maret 1827. Ia dimakamkan di Camnago Volta.. Warisan Volta dirayakan oleh Temple di tepi Danau Como di pusat kota. Sebuah museum di Como, Gedung Voltian, telah dibangun untuk menghormatinya dan pameran beberapa peralatan asli ia digunakan untuk melakukan percobaan. Dekat Danau Como berdiri Olmo Villa, yang rumah Voltian Foundation, sebuah organisasi yang mempromosikan kegiatan ilmiah. Volta dilakukan studi eksperimental dan membuat penemuan pertama di Como. Atas jasanya, satuan beda potensial listrik dinamakan volt.

Biografi Albert Einstein - Penemu Teori Relativitas

Biografi Albert Einstein
Albert Einstein (14 Maret 1879–18 April 1955) adalah seorang ilmuwan fisika teoretis yang dipandang luas sebagai ilmuwan terbesar dalam abad ke-20. Dia mengemukakan teori relativitas dan juga banyak menyumbang bagi pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistik, dan kosmologi. Dia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika pada tahun 1921 untuk penjelasannya tentang efek fotoelektrik dan "pengabdiannya bagi Fisika Teoretis". Setelah teori relativitas umum dirumuskan, Einstein menjadi terkenal ke seluruh dunia, pencapaian yang tidak biasa bagi seorang ilmuwan. Di masa tuanya, keterkenalannya melampaui ketenaran semua ilmuwan dalam sejarah, dan dalam budaya populer, kata Einstein dianggap bersinonim dengan kecerdasan atau bahkan jenius. Wajahnya merupakan salah satu yang paling dikenal di seluruh dunia. Pada tahun 1999, Einstein dinamakan "Orang Abad Ini" oleh majalah Time. Kepopulerannya juga membuat nama "Einstein" digunakan secara luas dalam iklan dan barang dagangan lain, dan akhirnya "Albert Einstein" didaftarkan sebagai merk dagang. Untuk menghargainya, sebuah satuan dalam fotokimia dinamai einstein, sebuah unsur kimia dinamai einsteinium, dan sebuah asteroid dinamai 2001 Einstein.
Biografi

1. Masa muda dan universitas
Einstein dilahirkan di Ulm di Württemberg, Jerman; sekitar 100 km sebelah timur Stuttgart. Bapaknya bernama Hermann Einstein, seorang penjual ranjang bulu yang kemudian menjalani pekerjaan elektrokimia, dan ibunya bernama Pauline. Mereka menikah di Stuttgart-Bad Cannstatt. Keluarga mereka keturunan Yahudi; Albert disekolahkan di sekolah Katholik dan atas keinginan ibunya dia diberi pelajaran biola. Pada umur lima, ayahnya menunjukkan kompas kantung, dan Einstein menyadari bahwa sesuatu di ruang yang "kosong" ini beraksi terhadap jarum di kompas tersebut; dia kemudian menjelaskan pengalamannya ini sebagai salah satu saat yang paling menggugah dalam hidupnya. Meskipun dia membuat model dan alat mekanik sebagai hobi, dia dianggap sebagai pelajar yang lambat, kemungkinan disebabkan oleh dyslexia, sifat pemalu, atau karena struktur yang jarang dan tidak biasa pada otaknya (diteliti setelah kematiannya).
Di waktu kecilnya Albert Einstein nampak terbelakang karena kemampuan bicaranya amat terlambat. Wataknya pendiam dan suka bermain seorang diri. Bulan November 1981 lahir adik perempuannya yang diberi nama Maja. Sampai usia tujuh tahun Albert Einstein suka marah dan melempar barang, termasuk kepada adiknya.
Minat dan kecintaannya pada bidang ilmu fisika muncul pada usia lima tahun. Ketika sedang terbaring lemah karena sakit, ayahnya menghadiahinya sebuah kompas. Albert kecil terpesona oleh keajaiban kompas tersebut, sehingga ia membulatkan tekadnya untuk membuka tabir misteri yang menyelimuti keagungan dan kebesaran alam.

Meskipun pendiam dan tidak suka bermain dengan teman-temannya, Albert Einstein tetap mampu berprestasi di sekolahnya. Raportnya bagus dan ia menjadi juara kelas. Selain bersekolah dan menggeluti sains, kegiatan Albert hanyalah bermain musik dan berduet dengan ibunya memainkan karya-karya Mozart dan Bethoveen.

Albert menghabiskan masa kuliahnya di ETH (Eidgenoessische Technische Hochscule). Pada usia 21 tahun Albert dinyatakan lulus. Setelah lulus, Albert berusaha melamar pekerjaan sebagai asisten dosen, tetapi ditolak. Akhirnya Albert mendapat pekerjaan sementara sebagai guru di SMA. Kemudian dia mendapat pekerjaan di kantor paten di kota Bern. Selama masa itu Albert tetap mengembangkan ilmu fisikanya..
Dia kemudian diberikan penghargaan untuk teori relativitasnya karena kelambatannya ini, dan berkata dengan berpikir dalam tentang ruang dan waktu dari anak-anak lainnya, dia mampu mengembangkan kepandaian yang lebih berkembang. Pendapat lainnya, berkembang belakangan ini, tentang perkembangan mentalnya adalah dia menderita Sindrom Asperger, sebuah kondisi yang berhubungan dengan autisme. Einstein mulai belajar matematika pada umur dua belas tahun. Ada gosip bahwa dia gagal dalam matematika dalam jenjang pendidikannya, tetapi ini tidak benar; penggantian dalam penilaian membuat bingung pada tahun berikutnya. Dua pamannya membantu mengembangkan ketertarikannya terhadap dunia intelek pada masa akhir kanak-kanaknya dan awal remaja dengan memberikan usulan dan buku tentang sains dan matematika. Pada tahun 1894, dikarenakan kegagalan bisnis elektrokimia ayahnya, Einstein pindah dari Munich ke Pavia, Italia (dekat Milan). Albert tetap tinggal untuk menyelesaikan sekolah, menyelesaikan satu semester sebelum bergabung kembali dengan keluarganya di Pavia. Kegagalannya dalam seni liberal dalam tes masuk Eidgenössische Technische Hochschule (Institut Teknologi Swiss Federal, di Zurich) pada tahun berikutnya adalah sebuah langkah mundur;j dia oleh keluarganya dikirim ke Aarau, Swiss, untuk menyelesaikan sekolah menengahnya, di mana dia menerima diploma pada tahun 1896, Einstein beberapa kali mendaftar di Eidgenössische Technische Hochschule. Pada tahun berikutnya dia melepas kewarganegaraan Württemberg, dan menjadi tak bekewarganegaraan.
Pada 1898, Einstein menemui dan jatuh cinta kepada Mileva Maric, seorang Serbia yang merupakan teman kelasnya (juga teman Nikola Tesla). Pada tahun 1900, dia diberikan gelar untuk mengajar oleh Eidgenössische Technische Hochschule dan diterima sebagai warga negar Swiss pada 1901. Selama masa ini Einstein mendiskusikan ketertarikannya terhadap sains kepada teman-teman dekatnya, termasuk Mileva. Dia dan Mileva memiliki seorang putri bernama Lieserl, lahir dalam bulan Januari tahun 1902. Lieserl, pada waktu itu, dianggap tidak legal karena orang tuanya tidak menikah.
2. Kerja dan Gelar Doktor

Pada saat kelulusannya Einstein tidak dapat menemukan pekerjaan mengajar, keterburuannya sebagai orang muda yang mudah membuat marah professornya. Ayah seorang teman kelas menolongnya mendapatkan pekerjaan sebagai asisten teknik pemeriksa di Kantor Paten Swiss dalah tahun 1902. Di sana, Einstein menilai aplikasi paten penemu untuk alat yang memerlukan pengatahuan fisika. Dia juga belajar menyadari pentingnya aplikasi dibanding dengan penjelasan yang buruk, dan belajar dari direktur bagaimana "menjelaskan dirinya secara benar". Dia kadang-kadang membetulkan desain mereka dan juga mengevaluasi kepraktisan hasil kerja mereka. Einstein menikahi Mileva pada 6 Januari 1903. Pernikahan Einstein dengan Mileva, seorang matematikawan, adalah pendamping pribadi dan kepandaian; Pada 14 Mei 1904, anak pertama dari pasangan ini, Hans Albert Einstein, lahir. Pada 1904, posisi Einstein di Kantor Paten Swiss menjadi tetap. Dia mendapatkan gelar doktor setelah menyerahkan thesis "Eine neue Bestimmung der Moleküldimensionen" ("On a new determination of molecular dimensions") dalam tahun 1905 dari Universitas Zürich.
Tahun 1905 adalah tahun penuh prestasi bagi Albert, karena pada tahun ini ia menghasilkan karya-karya yang cemerlang. Berikut adalah karya-karya tersebut:
Maret: paper tentang aplikasi ekipartisi pada peristiwa radiasi, tulisan ini merupakan pengantar hipotesa kuantum cahaya dengan berdasarkan pada statistik Boltzmann. Penjelasan efek fotolistrik pada paper inilah yang memberinya hadiah Nobel pada tahun 1922.
April : desertasi doktoralnya tentang penentuan baru ukuran-ukuran molekul. Einstein memperoleh gelar PhD-nya dari Universitas Zrich.
Mei : papernya tentang gerak Brown.
Juni : Papernya yang tersohor, yaitu tentang teori relativitas khusus, dimuat Annalen der Physik dengan judul Zur Elektrodynamik bewegter Krper (Elektrodinamika benda bergerak).
September : kelanjutan papernya bulan Juni yang sampai pada kesimpulan rumus termahsyurnya : E = mc2, yaitu bahwa massa sebuah benda (m) adalah ukuran kandungan energinya (E). c adalah laju cahaya di ruang hampa (c >> 300 ribu kilometer per detik). Massa memiliki kesetaraan dengan energi, sebuah fakta yang membuka peluang berkembangnya proyek tenaga nuklir di kemudian hari. Satu gram massa dengan demikian setara dengan energi yang dapat memasok kebutuhan listrik 3000 rumah (berdaya 900 watt) selama setahun penuh, suatu jumlah energi yang luar biasa besarnya
Di tahun yang sama dia menulis empat artikel yang memberikan dasar fisika modern, tanpa banyak sastra sains yang dapat ia tunjuk atau banyak kolega dalam sains yang dapat ia diskusikan tentang teorinya. Banyak fisikawan setuju bahwa ketiga thesis itu (tentang gerak Brownian), efek fotoelektrik, dan relativitas spesial) pantas mendapat Penghargaan Nobel. Tetapi hanya thesis tentang efek fotoelektrik yang mendapatkan penghargaan tersebut. Ini adalah sebuah ironi, bukan hanya karena Einstein lebih tahu banyak tentang relativitas, tetapi juga karena efek fotoelektrik adalah sebuah fenomena kuantum, dan Einstein menjadi terbebas dari jalan dalam teori kuantum. Yang membuat thesisnya luar biasa adalah, dalam setiap kasus, Einstein dengan yakin mengambil ide dari teori fisika ke konsekuensi logis dan berhasil menjelaskan hasil eksperimen yang membingungkan para ilmuwan selama beberapa dekade. Dia menyerahkan thesis-thesisnya ke "Annalen der Physik". Mereka biasanya ditujukan kepada "Annus Mirabilis Papers" (dari Latin: Tahun luar biasa). Persatuan Fisika Murni dan Aplikasi (IUPAP) merencanakan untuk merayakan 100 tahun publikasi pekerjaan Einstein di tahun 1905 sebagai Tahun Fisika 2005.
3. Gerakan Brownian

Di artikel pertamanya di tahun 1905 bernama "On the Motion—Required by the Molecular Kinetic Theory of Heat—of Small Particles Suspended in a Stationary Liquid", mencakup penelitian tentang gerakan Brownian. Menggunakan teori kinetik cairan yang pada saat itu kontroversial, dia menetapkan bahwa fenomena, yang masih kurang penjelasan yang memuaskan setelah beberapa dekade setlah ia pertama kali diamati, memberikan bukti empirik (atas dasar pengamatan dan eksperimen) kenyataan pada atom. Dan juga meminjamkan keyakinan pada mekanika statistika, yang pada saat itu juga kontroversial. Sebelum thesis ini, atom dikenal sebagai konsep yang berguan, tetapi fisikawan dan kimiawan berdebat dengan sengit apakah atom benar suatu benda yang nyata. Diskusi statistik Einstein tentang kelakuan atom memberikan pelaku eksperimen sebuah cara untuk menghitung atom hanya dengan melihat melalui mikroskop biasa. Wilhelm Ostwald, seorang pemimpin sekolah anti-atom, kemudian memberitahu Arnold Sommerfeld bahwa ia telah berkonversi kepada penjelasan komplit Einstein tentang gerakan Brownian.
Tahun 1909, Albert Einstein diangkat sebagai profesor di Universitas Zurich. Tahun 1915, ia menyelesaikan kedua teori relativitasnya. Penghargaan tertinggi atas kerja kerasnya sejak kecil terbayar dengan diraihnya Hadiah Nobel pada tahun 1921 di bidang ilmu fisika. Selain itu Albert juga mengembangkan teori kuantum dan teori medan menyatu.

Pada tahun 1933, Albert beserta keluarganya pindah ke Amerika Serikat karena khawatir kegiatan ilmiahnya - baik sebagai pengajar ataupun sebagai peneliti - terganggu. Tahun 1941, ia mengucapkan sumpah sebagai warga negara Amerika Serikat. Karena ketenaran dan ketulusannya dalam membantu orang lain yang kesulitan, Albert ditawari menjadi presiden Israel yang kedua. Namun jabatan ini ditolaknya karena ia merasa tidak mempunyai kompetensi di bidang itu. Akhirnya pada tanggal 18 April 1955, Albert Einstein meninggal dunia dengan meninggalkan karya besar yang telah mengubah sejarah dunia.

Meskipun demikian, Albert sempat menangis pilu dalam hati karena karya besarnya - teori relativitas umum dan khusus - digunakan sebagai inspirasi untuk membuat bom atom. Bom inilah yang dijatuhkan di atas kota Hiroshima dan Nagasaki saat Perang Dunia II berlangsung.

Biografi Adolf Hitler - Sang Diktator Nazi

Adolf Hitler lahir tahun 1889 di Braunau, Austria. Sebagai remaja dia merupakan seorang seniman gagal yang kapiran dan kadang-kadang dalam usia mudanya dia menjadi seorang nasionalis Jerman yang fanatik. Di masa Perang Dunia ke-I, dia masuk Angkatan Bersenjata Jerman, terluka dan peroleh dua medali untuk keberaniannya.

Kekalahan Jerman membikinnya terpukul dan geram. Di tahun 1919 tatkala umurnya menginjak tiga puluh tahun, dia bergabung dengan partai kecil berhaluan kanan di Munich, dan segera partai ini mengubah nama menjadi Partai Buruh Nasionalis Jerman (diringkas Nazi). Dalam tempo dua tahun dia menanjak jadi pemimpin yang tanpa saingan yang dalam julukan Jerman disebut “Fuehrer.”

Di bawah kepemimpinan Hitler, partai Nazi dengan kecepatan luar biasa menjadi suatu kekuatan dan di bulan Nopember 1923 percobaan kupnya gagal. Kup itu terkenal dengan sebutan “The Munich Beer Hall Putsch.” Hitler ditangkap, dituduh pengkhianat, dan terbukti bersalah. Tetapi, dia dikeluarkan dari penjara sesudah mendekam di sana kurang dari setahun.

Di tahun 1928 partai Nazi masih merupakan partai kecil. Tetapi, depressi besar-besaran membikin rakyat tidak puas dengan partai-partai politik yang besar dan sudah mapan. Dalam keadaan seperti ini partai Nazi menjadi semakin kuat, dan di bulan Januari 1933, tatkala umurnya empat puluh empat tahun, Hitler menjadi Kanselir Jerman.

Dengan jabatan itu, Hitler dengan cepat dan cekatan membentuk kediktatoran dengan menggunakan aparat pemerintah melabrak semua golongan oposisi. Perlu dicamkan, proses ini bukanlah lewat erosi kebebasan sipil dan hak-hak pertahankan diri terhadap tuduhan-tuduhan kriminal, tetapi digarap dengan sabetan kilat dan sering sekali partai Nazi tidak ambil pusing dengan prosedur pengajuan di pengadilan samasekali. Banyak lawan-lawan politik digebuki, bahkan dibunuh langsung di tempat. Meski begitu, sebelum pecah Perang Dunia ke-2, Hitler meraih dukungan sebagian terbesar penduduk Jerman karena dia berhasil menekan jumlah pengangguran dan melakukan perbaikan-perbaikan ekonomi.

Hitler kemudian merancang jalan menuju penaklukan-penaklukan yang ujung-ujungnya membawa dunia ke kancah Perang Dunia ke-2. Dia merebut daerah pertamanya praktis tanpa lewat peperangan samasekali. Inggris dan Perancis terkepung oleh pelbagai macam kesulitan ekonomi, karena itu begitu menginginkan perdamaian sehingga mereka tidak ambil pusing tatkala Hitler mengkhianati Persetujuan Versailles dengan cara membangun Angkatan Bersenjata Jerman. Begitu pula mereka tidak ambil peduli tatkala Hitler menduduki dan memperkokoh benteng di Rhineland (1936), dan demikian juga ketika Hitler mencaplok Austria (Maret 1938). Bahkan mereka terima sambil manggut-manggut ketika Hitler mencaplok Sudetenland, benteng pertahanan perbatasan Cekoslowakia. Persetujuan internasional yang dikenal dengan sebutan “Pakta Munich” yang oleh Inggris dan Perancis diharapkan sebagai hasil pembelian “Perdamaian sepanjang masa” dibiarkan terinjak-injak dan mereka bengong ketika Hitler merampas sebagian Cekoslowakia beberapa bulan kemudian karena Cekoslowakia samasekali tak berdaya. Pada tiap tahap, Hitler dengan cerdik menggabung argumen membenarkan tindakannya dengan ancaman bahwa dia akan perang apabila hasratnya dianggap sepi, dan pada tiap tahap negara-negara demokrasi merasa gentar dan mundur melemah.

Tetapi, Inggris dan Perancis berketetapan hati mempertahankan Polandia, sasaran Hitler berikutnya. Pertama Hitler melindungi dirinya dengan jalan penandatangan pakta “Tidak saling menyerang” bulan Agustus 1939 dengan Stalin (hakekatnya perjanjian itu perjanjian agresi karena keduanya bersepakat bagaimana membagi dua Polandia buat kepentingan masing-masing). Sembilan hari kemudian, Jerman menyerang Polandia dan enam belas hari sesudah itu Uni Soviet berbuat serupa. Meskipun Inggris dan Perancis mengumumkan perang terhadap Jerman, Polandia segera dapat ditaklukkan.

Tahun puncak kehebatan Hitler adalah tahun 1940. Bulan April, Angkatan Bersenjatanya melabrak Denmark dan Norwegia. Bulan Mei, dia menerjang Negeri Belanda, Belgia, dan Luxemburg. Bulan Juni, Perancis tekuk lutut. Tetapi pada tahun itu pula Inggris bertahan mati-matian terhadap serangan udara Jerman-terkenal dengan julukan “Battle of Britain” dan Hitler tak pernah sanggup menginjakkan kaki di bumi Inggris.

Pasukan Jerman menaklukkan Yunani dan Yugoslavia di bulan April 1941. Dan di bulan Juni tahun itu pula Hitler merobek-robek “Perjanjian tidak saling menyerang” dengan Uni Soviet dan membuka penyerbuan. Angkatan Bersenjata Jerman dapat menduduki bagian yang amat luas wilayah Rusia tetapi tak mampu melumpuhkannya secara total sebelum musim dingin. Meski bertempur lawan Inggris dan Rusia, tak tanggung-tanggung Hitler memaklumkan perang dengan Amerika Serikat bulan Desember 1941 dan beberapa hari kemudian Jepang melabrak Amerika Serikat, mengobrak-abrik pangkalan Angkatan Lautnya di Pearl Harbor.

Di pertengahan tahun 1942 Jerman sudah menguasai bagian terbesar wilayah Eropa yang tak pernah sanggup dilakukan oleh siapa pun dalam sejarah. Tambahan pula, dia menguasai Afrika Utara. Titik balik peperangan terjadi pada parohan kedua tahun 1942 tatkala Jerman dikalahkan dalam pertempuran rumit di El-Alamein di Mesir dan Stalingrad di Rusia. Sesudah kemunduran ini, nasib baik yang tadinya memayungi tentara Jerman angsur-berangsur secara tetap meninggalkannya. Tetapi, kendati kekalahan Jerman tampaknya tak terelakkan lagi, Hitler menolak menyerah. Bukannya dia semakin takut, malahan meneruskan penggasakan selama lebih dari dua tahun sesudah Stalingrad. Ujung cerita yang pahit terjadi pada musim semi tahun 1945. Hitler bunuh diri di Berlin tanggal 30 April dan tujuh hari sesudah itu Jerman menyerah kalah.

Selama masa kuasa, Hitler terlibat dalam tindakan pembunuhan massal yang tak ada tolok tandingannya dalam sejarah. Dia seorang rasialis yang fanatik, spesial terhadap orang Yahudi yang dilakukannya dengan penuh benci meletup-letup. Secara terbuka dia mengumumkan bunuh tiap orang Yahudi di dunia. Di masa pemerintahannya, Nazi membangun kampkamp pengasingan besar, dilengkapi dengan kamar gas. Di tiap daerah yang menjadi wilayah kekuasaannya, orang-orang tak bersalah, lelaki dan perempuan serta anak-anak digiring dan dijebloskan ke dalam gerbong ternak untuk selanjutnya dicabut nyawanya di kamar-kamar gas. Dalam jangka waktu hanya beberapa tahun saja sekitar 6.000.000 Yahudi dipulangkan ke alam baka.

Berikut pernyataan Hitler yang paling terkenal :

“Ich konnte all die Juden in dieser Welt zu zerstören, aber ich lasse ein wenig drehte-on,so können Sie herausfinden, warum ich sie getötet”

(Bisa saja saya musnahkan semua Yahudi di dunia ini, tapi saya sisakan sedikit yang hidup, agar kamu nantinya dapat mengetahui mengapa saya membunuh mereka)
Yahudi bukan satu-satunya golongan yang jadi korban Hitler. Di masa pemerintahan kediktatorannya, orang-orang Rusia dan Gypsy juga dibabat, seperti juga halnya menimpa orang-orang yang dianggap termasuk ras rendah atau musuh-musuh negara. Jangan sekali-kali dibayangkan pembunuhan ini dilakukan secara spontan, atau dalam keadaan panas dan sengitnya peperangan. Melainkan Hitler membangun kamp mautt itu dengan organisasi yang rapi dan cermat seakan-akan dia merancang sebuah perusahaan bisnis besar. Data-data tersusun, jumlah ditetapkan, dan mayat-mayat secara sistematis dipreteli anggota-anggota badannya yang berharga seperti gigi emas dan cincin kawin. Juga banyak dari jenazah-jenazah itu dimanfaatkan buat pabrik sabun. Begitu telitinya rencana pembunuhan oleh Hitler hingga bahkan di akhir-akhir perang akan selesai, tatkala Jerman kekurangan bahan-bahan buat penggunaan baik sipil maupun militer, gerbong ternak masih terus menggelinding menuju kamp-kamp pembunuhan dalam rangka missi teror non-militer.

Dalam banyak hal, jelas sekali kemasyhuran Hitler akan tamat. Pertama, dia oleh dunia luas dianggap manusia yang paling jahanam sepanjang sejarah. Jika orang seperti Nero dan Caligula yang salah langkahnya amat tidak berarti jika dibanding Hitler dan Hitler masih saja tetap jadi lambang kekejaman selama 20 abad, tampaknya tak melesetlah jika orang meramalkan bahwa Hitler yang begitu buruk reputasinya tak terlawankan dalam sejarah akan dikenang orang untuk berpuluh-puluh abad lamanya.

Lebih dari itu, tentu saja, Hitler akan dikenang sebagai biang keladi pecahnya Perang Dunia ke-2, perang terbesar yang pernah terjadi di atas bumi. Kemajuan persenjataan nuklir seakan merupakan kemustahilan akan terjadi perang yang berskala luas di masa depan. Karena itu, bahkan dua atau tiga ribu tahun lagi dari sekarang, Perang Dunia ke-2 mungkin masih dianggap kejadian besar dalam sejarah.

Lebih jauh lagi, Hitler akan tetap terkenal karena seluruh kisah menyangkut dirinya begitu menyeramkan dan menarik, betapa seorang asing (Hitler dilahirkan di Austria, bukan Jerman), betapa seorang yang tak punya pengalaman politik samasekali, tak punya duit, tak punya hubungan politik, mampu –dalam masa kurang dari empat belas tahun– menjadi pemimpin kekuatan dunia yang menonjol, sungguh-sungguh mengagumkan. Kemampuannya selaku orator betul-betul luar biasa. Diukur dari kemampuannya menggerakkan massa dalam tindakan-tindakan penting, bisa dikatakan bahwa Hitler merupakan seorang orator terbesar dalam sejarah. Akhirnya, cara kotor yang mengangkatnya ke puncak kekuasaan, sekali terpegang tangannya tak akan cepat terlupakan.

Mungkin tak ada tokoh dalam sejarah yang punya pengaruh begitu besar terhadap generasinya ketimbang Adolf Hitler. Di samping puluhan juta orang yang mati dalam peperangan yang dia biang keladinya, atau mereka yang mati di kamp konsentrasi, masih berjuta juta orang terlunta-lunta tanpa tempat bernaung atau yang hidupnya berantakan akibat perang.

Perkiraan lain mengenai pengaruh Hitler harus mempertimbangkan dua faktor. Pertama, banyak yang betul-betul terjadi di bawah kepemimpinannya tak akan pernah terjadi andaikata tanpa Hitler. (Dalam kaitan ini dia amat berbeda dengan tokoh-tokoh seperti Charles Darwin atau Simon Bolivar). Tentu saja benar bahwa situasi di Jerman dan Eropa menyediakan kesempatan buat Hitler. Gairah kemiliterannya dan anti Yahudinya, misalnya, memang memukau para pendengamya. Tak tampak tanda-tanda, misalnya, bahwa umumnya bangsa Jerman di tahun 1920-an atau 1930-an bermaksud punya pemerintahan seperti yang digerakkan oleh Hitler, dan sedikit sekali tanda-tanda bahwa pemuka-pemuka Jerman lainnya akan berbuat serupa Hitler. Apa yang dilakukan Hitler sedikit pun tak pernah diduga akan terjadi oleh para pengamat.

Kedua, seluruh gerakan Nazi dikuasai oleh seorang pemimpin hingga ke tingkat yang luar biasa. Marx, Lenin, Stalin dan lain-lain pemimpin sama-sama punya peranan terhadap tumbuhnya Komunisme. Tetapi, Nasional Sosialisme tak punya pemimpin penting sebelum munculnya Hitler, begitu pula tak ada sesudahnya. Hitler memimpin partai itu ke puncak kekuasaan dan tetap berada di puncak. Ketika dia mati, partai Nazi dan pemerintahan yang dipimpinnya mati bersamanya.

Tetapi, meski pengaruh Hitler terhadap generasinya begitu besar, akibat dari tindakan-tindakannya di masa depan tampaknya tidaklah seberapa besar. Hitler boleh dibilang gagal total merampungkan sasaran cita-cita yang mana pun, dan akibat-akibat yang tampak pada generasi berikutnya malah kebalikannya dari apa yang ia kehendaki. Misalnya, Hitler bermaksud menyebarkan pengaruh Jerman serta wilayah kekuasaan Jerman. Tetapi, daerah-daerah taklukannya, meski teramat luas, hanyalah bersifat singkat dan sementara. Dan kini bahkan Jerman Barat dan Jerman Timur jika digabung jadi satu masih lebih kecil ketimbang Republik Jerman tatkala Hitler jadi kepala pemerintahan.

Adalah dorongan nafsu Hitler ingin membantai Yahudi. Tetapi lima belas tahun sesudah Hitler berkuasa, sebuah negara Yahudi merdeka berdiri untuk pertama kalinya setelah 2000 tahun. Hitler membenci baik Komunisme maupun Uni Soviet. Tetapi, sesudah matinya dan sebagian disebabkan oleh perang yang dimulainya, Rusia malahan memperluas daerah kekuasaannya di wilayah yang luas di Eropa Timur dan pengaruh Komunisme di dunia malahan semakin berkembang. Hitler menggencet demokrasi malahan bermaksud menghancurkannya, bukan saja di negeri lain melainkan di Jerman sendiri. Namun, Jerman Barat sekarang menjadi negeri yang menjalankan demokrasi dan penduduknya kelihatan lebih membenci kediktatoran dari generasi yang mana pun sebelum masa Hitler.

Apakah sebabnya terjadi kombinasi yang aneh dari pengaruhnya yang luar biasa besar pada saat dia berkuasa dengan pengaruhnya yang begitu mini pada generasi sesudahnya? Akibat-akibat yang ditimbulkan Hitler pada saat hidupnya begitu luar biasa besar sehingga nyatalah Hitler memang layak ditempatkan di urutan agak tinggi dalam daftar buku ini.

Kendati begitu, tentu saja dia mesti ditempatkan di bawah tokoh-tokoh seperti Shih Huang Ti, Augustus Caesar dan Jengis Khan yang perbuatannya mempengaruhi dunia yang berdaya jangkau jauh sesudah matinya. Yang nyaris sejajar kedudukannya dengan Hitler adalah Napoleon dan Alexander Yang Agung. Dalam masa yang begitu singkat, Hitler dapat mengobrak-abrik dunia jauh lebih parah dari kedua orang itu. Hitler ditempatkan di bawah urutan mereka karena mereka punya pengaruh yang lebih lama.

Senjata Rahasia NAZI dan HITLER
1. Windkanone Wind Canon


Wind Cannon juga dikembangkan oleh sebuah pabrik di Stuttgart selama perang. Ia adalah jenis senjata yang akan mengeluarkan sebuah jet dari kompresi udara terhadap pesawat terbang musuh. Meriam bekerja dari campuran hidrogen dan oksigen. Eksperimental persidangan dari meriam di Hillersleben menunjukkan bahwa tebal 25mm-kayu papan dapat rusak di jarak 200m. Nitrogen peroksida telah digunakan di beberapa percobaan sehingga warna coklat akan membuat warna jalan yang ditempuh udara dari Wind Canon agar dapat dipantau oleh foto. Meski demikian, meriam yang telah terinstal di atas jembatan Elbe, tetapi tanpa hasil nyata - baik karena tidak ada pesawat terbang atau tidak berhasil (mungkin sebagai salah satu penyebab).

2. LandKruezer P.1000 Ratte


The Landkreuzer P. 1000 Ratte (Ratte=tikus) adalah sebuah PDII desain untuk Nazi Jerman super berat tank dengan berat 1000 ton, atau 1.000.000 kg. Dengan perbandingan, sebuah tank Abrams berat 61,4 ton. Bruhathkayosaurus , yang mungkin merupakan binatang yang paling berat pernah hidup di bumi, memiliki berat antara 175 dan 220 ton, beberapa kali lebih kecil dari Landkreuzer P. 1000 Ratte. Landkreuzer P. 1000 Ratte dirancang oleh Albert Speer, yang memiliki pengalaman lebih sebagai arsitek daripada seorang insinyur.


3. Dora Gerat Dora Railway Gun



Dibangun untuk membinasakan Perancis Maginot Line fortifications, Dora Railway Gun terlambat untuk digunakan dalam kampanye melawan Perancis (di mana Maginot Line yang bypassed ). Dora Railway Gun akhirnya digunakan di Sebastopol dimana menembakan 48-7 ton peluru selama 13 hari, menghancurkan pertahanan Soviet dengan kesempurnaan.

4. Schallkanone Sound Canon



Pengujian menunjukkan bahwa gelombang tekanan yang dihasilkan dari Sound Canon dengan 2000 kg peledak , anjing pada jarak 40 m telah terbunuh. Sound Canon menghancurkan melalui Parabolic mirror.
Sekurang-kurangnya 50 m radius dari Sound Canon dapat menyebabkan orang tewas atau cedera.

5. Horten Ho 229 Flying Wing


Pada awal 1930an, Horten tertarik dengan desain sayap terbang sebagai metode meningkatkan kinerja gliders. Dalam 1943, Reichsmarschall goring mengeluarkan permintaan untuk merancang proposal untuk membuat pembom yang mampu membawa suatu 1.000 kg (2200 lb) memuat lebih dari 1.000 km (620 mil) di 1.000 km / h (620 mph); yang disebut 3 X 1000 proyek. Konvensional bombers Jerman mencapai markas Allied di Inggris.

PROYEK RAHASIA NAZI JERMAN

Proyek Haunebu di kerjakan oleh beberapa orang yang tergabung dalam SS E-IV (Entwicklungsstelle 4) dan dipimpin oleh Viktor Schauberger di tahun 1939 berusaha membuat electro-magnetic-gravitic engine yang diupgrade dari Hans Coler’s free energy machine ke dalam enery converter digabung Van De Graaf band generator dan Marconi vortex dynamo.
untuk menghasilkan medan putaran elektromagnetik yang mampu berpengaruh pada gravitasi dan mengecilkan massa…Dan dimasukkan ke desain yang dibuat oleh Thule.. kelanjutannya adalah

The Haunebu I
Terbang pertama tahun 1939 dan telah melalui 52 test flight!.
The haunebu II
Jadi di taon 1942,versi gedenya haunebu II yang berdiameter 26m.Mampu membawa 9 orang crew dan mampu mencapai kecepatan supersonic mulai dari 6000 sampai 21000 km/jam dengan durasi terbang 55 jam!!
The haunebu II Do-Stra(Dornier STRAtospharen Flugzeug/Stratospheric Aircraft)
Yang ini bener2 buat perang sekarang..Lanjutannya berdiameter 32m,bisa menangkut 20 krew, mampu mencapai kecepatan hypersonic setara 21000km/jam punya pelindung panas dan melakukan 106 test flight!!
Proyek ini diburu oleh 2 pabrikan besar di Jerman, yaitu Junkers dan Dornier,Tetapi tender ini yang menang Dornier…
The haunebu III
diameternya 71 meter,mampu membawa32 crew dan mampu mencapai 7000 sampe 40000km/jam!! dan mampu bertahan terbang selama 7 sampai 8 minggu..
Nah yang ini lah yang dipake kabur ke antartika oleh Thule sama Vril Maret 1945(2 organisasi rahasia menyangkut proyek ini )
The haunebu IV
diameternya 120m..Sayangnya gak tau lagi kabarnya tentang ini,soalnya semenjak haunebu III dari SS sampe orang2 yang ngebuat pryek ini dilariin ke antartika