Warna air yang semula bening berubah menjadi hitam pekat dan membawa kotoran serta sampah. Jumali (45) warga RT 03 RW I Jomblang, Perbalan, Kelurahan Candi, Semarang Selatan mengatakan, dirinya bersama warga lainnya selalu mencium bau tak sedap ketika air irigasi dalam keadaan tidak mengalir. Hal ini dikarenakan irigasi yang melewati tiga RW tersebut merupakan irigasi utama warga dan tidak ada pendorong dari sungai induk.
"Sosialisasi tentang tidak membuang sampah terus dilakukan, namun tetap saja sampah masih banyak dibuang di saluran dan menyebabkan bau tidak sedap," katanya.
Sejauh ini pihaknya bersama warga melalui pengurus RW dan Kelurahan Canditelah melayangkan surat ke Pemkot, hanya saja pihak terkait seperti Badan Lingkungan Hidup (BLH) belum turun tangan mencari tahu penyebab bau tidak sedap dari irigasi. "Hulu irigasi Jomblang memanjang dari daerah RS Elisabet hingga belakang Hotel Patrajasa Semarang yang padat penduduk," ungkapnya.
No comments:
Post a Comment